Showing posts with label bayi baru lahir. Show all posts
Showing posts with label bayi baru lahir. Show all posts

Friday, September 17, 2010

Penyakit Kuning pada Bayi Baru Lahir


PENYAKIT Kuning di kalangan bayi yang baru lahir adalah warna kuning pada kulit dan putih mata. Penyakit kuning yang kelihatan dialami oleh sepertiga sampai separuh dari bayi normal yang baru lahir. Hal ini biasanya tidak menimbulkan masalah dan pada umumnya semakin pudar menjelang akhir minggu pertama setelah lahir. Jika penyakit kuning tidak pudar setelah seminggu, atau masih ada setelah dua minggu, silakan hubungi dokter Anda atau hospital setempat.

Apakah penyebab warna kuning?
Dalam tubuh manusia, darah yang baru sedang dihasilkan sepanjang waktu dan darah yang lama sedang dimusnahkan. Salah satu produk darah yang dimusnahkan dikenal sebagai bilirubin. Biasanya bilirubin masuk ke hati dan kemudian meninggalkan tubuh dalam bentuk tinja. Selama beberapa hari pertama setelah lahir, hati bayi tidak berfungsi dengan sama baik dibandingkan waktu kelak, jadi cenderung terjadi longgokan bilirubin dalam darah. Ini mengakibatkan warna kuning pada kulit dan putih mata.

Apakah penyakit kuning berbahaya?
Jika jumlah bilirubin meningkat terlalu tinggi bayi mungkin mengantuk. Tingkat bilirubin yang sangat tinggi dapat mengakibatkan masalah pendengaran dan kerusakan otak. Di rumah sakit, diperhatikan agar tingkat bilirubin tidak terlalu tinggi. Penyakit kuning juga mungkin disebabkan oleh penyakit hati. Oleh karena ini, penting agar Anda menghubungi dokter setempat. Salah satu tanda penyakit hati adalah warna tinja bayi yang pucat dan bukannya kuning tua.

Bayi mana yang lebih sering menderita penyakit kuning?
Bayi yang mungkin lebih sering menderita penyakit kuning termasuk:

1. Bayi yang prematur.
2. Bayi yang terkena infeksi.
3. Bayi Rhesus atau RH babies – bayi yang mempunyai golongan darah yang berlainan dengan ibunya. Disebabkan hal ini, suatu reaksi terjadi di mana sel darah bayi dimusnahkan dengan lebih cepat.

Mengukur berapa parah penyakit kuning yang diderita bayiSejenis tes darah memeriksa tingkat bilirubin. Beberapa rumah sakit juga menggunakan alat yang diletakkan pada kulit sebagai tes pemeriksaan untuk membantu dalam menentukan apakah tes darah diperlukan. Staf rumah sakit akan melakukan tes darah jika:

1. Ada faktor risiko seperti prematuritas.
2. Penyakit kuning ditemui dalam beberapa hari pertama hidup bayi.
Perawatan

Cukup minum adalah penting sekali untuk bayi yang baru lahir. Penyakit kuning sering lebih parah karena sedikit dehidrasi. Penyakit kuning yang kurang parah pada minggu pertama tidak memerlukan perawatan kecuali minuman. Penyakit kuning yang sedang dirawat dengan meletakkan bayi telanjang (dengan masker perlindungan untuk menutup mata) di bawah lampu cerah atau cahaya yang berwarna biru. Ini dikenal sebagai fototerapi.

Cahaya memecahkan bilirubin dalam kulit dan menjadikan penyakit kuning semakin pudar. Perawatan cahaya ini mungkin mengakibatkan bayi membuang tinja yang cair. Hal ini ditangani dengan meningkatkan jumlah minuman. Terkena cahaya matahari tanpa perhatian mungkin berbahaya dan mengakibatkan kulit terbakar. Dengan penyakit kuning yang parah, bayi mungkin perlu menjalani transfusi darah khusus di mana darah bayi diganti (ditukar) dengan darah yang bersih untuk membuang bilirubin dari tubuh.

Apakah ada masalah jangka panjang dari penyakit kuning?
Biasanya tidak ada masalah jangka panjang setelah bayi menderita penyakit kuning. Bayi yang menderita penyakit kuning yang parah harus diperiksa pendengarannya secara berkala. Hal ini sebaiknya dibicarakan dengan dokter Anda atau perawat anak kecil. Sekarang ini kerusakan otak akibat penyakit kuning yang parah jarang sekali ditemui karena tingkat penyakit kuning dipantau dengan teliti pada beberapa hari pertama kehidupan di rumah sakit atau di rumah dengan program di mana bayi pulang ke rumah secara dini.


Ingatlah:
Jika penyakit kuning tidak mulai pudar setelah seminggu, atau berkelanjutan setelah dua minggu, silakan hubungi dokter Anda atau rumah sakit setempat.
Penyakit kuning mungkin disebabkan oleh faktor lain seperti penyakit hati. Oleh karena ini, penting agar Anda menghubungi dokter setempat, jika penyakit kuning tidak pudar.

© The Children's Hospital at Westmead & Sydney Children's Hospital, Randwick - 1997-2004. This document was reviewed on Wednesday, 5 November 2003.

Source : http://www.bayisehat.com/immunization-mainmenu-36/56-penyakit-kuning-bayi-baru-lahir.html

Saturday, July 17, 2010

100 Perlengkapan Bayi baru Lahir


100 Perlengkapan Bayi yang harus dipersiapkan untuk menyambut si kecil oleh para Calon Ayah dan Ibu yang baru memiliki anak(Anak Pertama).

Terkadang kita sebagai orang tua yang baru mau memiliki anak sering dipusingkan dengan persiapan-persiapan si kecil yang mau lahir. Dari nama anak, biaya persalinan, kamar si kecil, perlengkapan-perlengkapan si kecil dan lain sebagainya.

Nah disini saya mau share sedikit mengenai perlengkapan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menyambut sang buah hati, si malaikat kecil yang akan hadir meramaikan keluarga pasangan suami istri baru. Sebelum anda memeriksa ke toko perlengkapan bayi yang terdekat dengan lokasi anda, ada baiknya anda simak 100 perlengkapan bayi yang harus dipersiapkan oleh calon ayah dan ibu yang baru mau memiliki anak :

1. Tas Baby
2. Baju Stelan pulang dari Rumah Sakit
3. Baju Baby (buntung, pendek dan panjang) – New Born
4. Popok
5. Singlet Baby
6. Gurita Baby/ Jala Pusar
7. Bedong
8. Baju Tidur Stelan Baby
9. Celana Panjang Baby/ Tutup Kaki
10. Celana Baby (Pop, Segitiga dan Pendek)
11. Sapu Tangan Handuk
12. Sarung Tangan Kaki
13. Waslap atau Spon Mandi
14. Handuk Mandi
15. Slaber/ Tatakan Iler
16. Selimut Topi/ Sleeping Bag
17. Perlak Ondo
18. Tatakan Ompol
19. Kaus Kaki
20. Topi Baby
21. Gendongan (Kain, Samping dan Depan Belakang)
22. Sepatu Baby
23. Baju Merah 1 (satu) Bulan
24. Pampers
25. Bed Cover Set (Bed Cover, Guling dan Bantal)
26. Bemper Set (Bemper, Sprei, Bed Cover, Guling dan Bantal)
27. Bed Cover atau Selimut
28. Guling Set
29. Sprei Set (Sprei, Sarung Bantal dan Sarung Guling)
30. Sarung Bantal dan Guling
31. Bantal Peang
32. Kelambu
33. Celana Plastik
34. Ember Mandi
35. Jaring-jaring ember
36. Sabun Cair dan Batangan
37. Shampoo
38. Bedak Baby (Compact dan Cair)
39. Bedak Padat
40. Baby Cologne
41. Baby Cream
42. Baby Lotion
43. Baby Hair Lotion
44. Baby Oil
45. Minyak Kayu Putih
46. Minyak Telon
47. Kapas (Bola dan Gulungan)
48. Tissue Basah
49. Cotton Buds
50. Kain Kassa
51. Kain Kassa Alkohol
52. Tempat Bedak
53. Tempat Sabun
54. Sikat Lidah
55. Sisir Baby
56. Peniti Baby
57. Gunting Kuku Baby
58. Sedotan Ingus Baby
59. Drop Obat
60. Dot Obat
61. Botol Sendok
62. Botol Susu
63. Container Botol Susu
64. Rak Botol Susu
65. Dot Kuning dan Putih
66. Empeng
67. Gantungan Empeng
68. Thermometer Digital
69. Gigitan
70. Steril Botol
71. Pemanas Susu (Warmer)
72. Jepitan Botol
73. Sikat Botol
74. Sikat Selang
75. Termos Air Panas (Termos Pencet)
76. Termos Makanan (Lunch Box)
77. Food Maker
78. Blender (Mini Chopper)
79. Slow Cooker
80. Feeding Set (Tempat Makan)
81. Sendok & Garpu
82. Baby Monitor
83. Musical Mobile dan Mainan
84. Play Gym
85. Playing Mat/ Perlak Main
86. Pispot
87. Bando Baby
88. Penyangga Perut
89. Gurita Ibu
90. Stagen/ Korset
91. BH Menyusui
92. Breast Pads
93. Pompa ASI
94. Sambungan Tete (Nipple Shield)
95. Shampoo Kering
96. Baju Suster
97. Baby Walker
98. Kantong ASI
99. Botol ASI
100. Jemuran Popok

Dari ke-100 perlengkapan tersebut, silahkan anda-anda sebagai calon ayah dan ibu untuk menentukan manakah yang perlu dibeli dan mana saja yang hanya diperlukan jika ingin membelinya. Semoga info diatas bisa membantu para pasangan suami istri yang baru mau memiliki anak.