Sunday, June 6, 2010

iPad di Indonesia Mahal & Salah Kamar


iPad diperkirakan akan disambut antusias karena sudah ada 3.000 produk tidak resmi di RI. Tapi harga iPad diperkirakan lebih mahal, dan produk yang ‘salah kamar’.

GM Sales XL Handono Warih mengatakan XL sudah siap jika memang Apple berniat menjual iPad di Indonesia. Tapi masih sulit mengukur apakah bundling iPad nasibnya akan lebih sukses daripada iPhone.

Ia mengatakan harga iPad di Indonesia kemungkinan akan lebih mahal daripada di Amerika, karena perangkat itu pasti terkena pajak yang tinggi. Tetapi yang menarik, XL mendeteksi adanya 20 ribu pengguna iPhone di jaringan XL meskipun operator ini tidak menjual produk ini secara resmi.

“Itu menunjukkan operator manapun yang nantinya memegang penjualan resmi iPad, maka operator lain yang memiliki layanan data 3G juga akan kaget dengan pengguna iPad di Indonesia,” kata Handono di Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan belum tahu kapan iPad akan dipasarkan di Indonesia. Namun ia meyakini tanggapan pecinta gadget di Indonesia akan antusias, karena karakteristik masyarakat Indonesia selalu suka dengan teknologi baru. “Tidak resmi pun sudah ada 3.000 lebih iPad ada di Indonesia,” ujarnya

Namun Handono mengharapkan aturan pemerintah bisa benar-benar mencegah produk iPad black-market seperti BlackBerry. Padahal harga iPad kemungkinan nanti akan lebih mahal 20-30% daripada di Amerika dan Eropa.

Ia mengatakan XL sudah mengetes iPad dan cocok dengan kuota layanan data milik XL. Sementara iPad di Indonesia sifatnya akan benar-benar personal user.


“Tawarannya kemungkinan layanan data unlimited, karena pasti pengguna iPad membutuhkan bandwidth besar dan akses internet yang stabil. Kita punya paket unlimited harian dan bulanan eksisting. Kita masih melihat apakah perlu membuat paket khusus iPad jika memang benar-benar masuk ke Indonesia,” kata Handono.

XL akan menerapkan harga layanan data iPad tidak berbeda dengan tarif yang ada saat ini. Untuk bulanan Rp250 ribu dan harian Rp10 ribu.

VP Channel Management Telkomsel Gideon Edie Purnomo juga belum bisa memastikan kapan iPad akan masuk Indonesia. Sementara potensi penyerapan pasar pada iPad 3G atau Wi-Fi masih sangat samar, namun diperkirakan akan bagus.

“Berkaca dari iPhone kemarin, penerimaan iPad tampaknya juga akan bagus, Telkomsel berhasil menjual 40 ribu unit iPhone hingga saat ini,” papar Gideon.

Sementara Chief Marketing Officer Indosat Guntur S Siboro mengatakan bisa saja Indosat mem-bundling iPad dalam arti joint sales antara Apple dengan Indosat. Tetapi jika mekanismenya Indosat membeli kemudian mensubsidi, jelas cara itu tidak bisa dilakukan.

“Operator tidak punya kemampuan lebih untuk bermain di perangkat mobile, jadi tidak mungkin operator membeli, operator hanya joint sales,” ujarnya.

Guntur menyatakan belum ada rencana membundling iPad, karena memang konsep dari Apple adalah menjual produknya secara langsung kepada masyarakat. Jadi akan sulit untuk bundling dan kemungkinan hanya joint sales seperti bundling BlackBerry antara operator dengan RIM.

“Di Amerika pun, iPad juga dianggap komputer, jadi sulit untuk bundling dengan operator, iPhone bisa, iPad tidak mungkin. Indosat menyiapkan paket data jika memang Apple Singapura ingin kerjasama, yang comply dengan operator mungkin iPad 3G,” papar Guntur.

Namun Guntur mengatakan belum bisa menyampaikan tarif layanan iPad, karena memang belum ada pembicaraan dengan Apple. Namun tidak harus dengan paket tertentu mengingat iPad sudah bisa jalan menggunakan layanan 3G biasa.

iPad sangat berbeda dengan BlackBerry yang harus ada koneksi dengan jaringan milik RIM. “iPad kan komputer tablet bukan ponsel,” terang Guntur.

“Saya kira jika masuk di Indonesia maka akan salah kamar, karena iPad sulit dibawa ke mana-mana, lebih mudah ponsel dibawa bergerak, jadi nasibnya akan sama saja dengan netbook dan notebook,” ujar Guntur.

Guntur mengatakan iPad tidak beda dengan laptop biasa. Sementara harga iPad dipastikan akan lebih mahal karena pajak impor, tetapi tidak akan sebesar mobil. “Tidak usah resmi pun sudah banyak orang menjual iPad di Indonesia,” tegas Guntur. [mdr]

Source : http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/06/01/569241/ipad-di-indonesia-mahal-dan-salah-kamar/

No comments:

Post a Comment